Slider Widget

Ads Here

Sabtu, 25 Juli 2020

Begini Cara Donald Sihombing dan Winarko Sulistyo Masuk Daftar OKB di Indonesia oleh - forbesindonesia.xyz

Halo sahabat selamat datang di website forbesindonesia.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Begini Cara Donald Sihombing dan Winarko Sulistyo Masuk Daftar OKB di Indonesia oleh - forbesindonesia.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Berdasarkan daftar 50 orang terkaya di Indonesia 2019 versi Forbes, ada dua nama baru dalam daftar tersebut yakni Winarko Sulistyo yang berada di posisi 27 dan Donald Sihombing yang berada di posisi 34.

Kedua pengusaha ini sebenarnya bukan nama asing dalam dunia bisnis di Indonesia karena dikenal sebagai pengusaha yang andal di bidangnya. Berikut profil kedua orang kaya tersebut yang kami rangkum dari berbagai sumber.

  • Donald Sihombing

Forbes melaporkan kekayaan Donald mencapai US$970 juta atau setara Rp13,58 triliun, sehingga bisa menduduki peringkat 34 dari 50 orang terkaya di Indonesia tahun ini.

Donald adalah seorang pengusaha kelahiran Medan, 23 Juli 1956 dan pemegang saham terbesar PT Totalindo Eka Persada Tbk. Ia merintis perusahaan tersebut sejak Oktober 1996. 

Di mana Donald menggarap proyek pertamanya yakni Mal Taman Anggrek milik Grup Mulia dengan konsep superblok terbesar di Asia Tenggara. Setelah itu perusahaan Donald menggarap banyak proyek di antaranya Hotel Mulia Senayan, Hotel Four Seasons Kuningan, Roxy Square, Kalibata City, Basura City Tower, dan Grand Indonesia West Mall hingga proyek City of Light All Reem di Uni Emirate Arab.

(Baca juga: 4 Fakta Menarik Crazy Rich Indonesian Versi Forbes)

Totalindo juga terlibat dalam pembangunan perumahan murah yang dicanangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yakni Klapa Village dengan DP 0 persen di Pondok Kelapa, Jakarta Timur dengan konsep rumah susun.

Totalindo sendiri terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 16 Januari 2017. Saat ini nilai kapitalisasi Totalindo mencapai Rp25 triliun.

Donald pernah mengenyam pendidikan Ilmu Politik di Columbia University, Amerika Serikat (AS) namun terhenti di tengah jalan untuk kemudian beralih ke studi Ilmu Teknik Sipil di University of Akron Ohio, AS dan menjadi sarjana pada tahun 1984.

Dia juga sempat berkarir di beberapa perusahaan antara lain Shimizu Contractors pada 1985-1986, Balfour Beatty Sakti tahun 1986-1990, dan Total EP pada 1990-1995.

Donald menyatakan bahwa perusahaannya saat ini telah berada di jajaran elit perusahaan konstruksi swasta karena telah mampu menyelesaikan berbagai proyek dengan nilai triliunan rupiah. Perusahaan konstruksi tersebut juga telah memiliki reputasi yang positif di mata para owner properti sehingga seringkali dilibatkan dalam berbagai proyek pembangunan properti.

Kunci kesuksesan dia sebagai pengusaha menurut pengakuannya adalah sifat saling berbagi untuk membantu orang yang kesusahan. Dia biasa bekerja selama 20 jam sehari dan menggunakan waktu 8 jam setiap harinya untuk berdoa dan memperdalam alkitab.

  • Winarko Sulistyo 

Winarko berhasil mendobrak masuk ke dalam daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes untuk pertama kalinya dengan harta senilai US$1,2 miliar atau sekitar Rp16,8 triliun. Ia masuk dalam daftar setelah menjual 55 persen saham perusahaannya, Fajar Surya Wisesa seharga US$557 juta kepada perusahaan Siam Cement Thailand pada bulan Mei lalu.

Winarko merupakan seorang pengusaha Indonesia kelahiran 1946 yang berposisi sebagai Presiden Direktur Fajar Paper sejak 1987 dan kemudian menjadi komisaris sejak Mei 2014.

Pada Mei 2019 lalu, Siam Cement Group (SCG) melalui anak usahanya SCG Packaging Public Company Limited atau SCG Packaging (SCGP) mengakuisisi 55 persen kepemilikan di Fajar Paper dengan nilai akuisisi diperkirakan mencapai Rp9,6 triliun pada saat itu.

(Baca juga: Forbes Ramal Indonesia jadi Macan Baru Asia Tenggara Berkat Tiga Hal Ini)

Berdasarkan informasi dari BEI, transaksi tersebut rampung pada 28 Juni 2019 melalui pasar negosiasi atas saham FASW (Fajar Paper). Saham FASW dibeli investor asing dan dijual investor domestik di pasar negosiasi dengan nilai transaksi serupa, sebesar Rp9,61 triliun.

Nilai tersebut terdiri dari 1,36 miliar saham di harga Rp7.054 per saham dalam enam kali transaksi. SCG menyebutkan dalam pernyataan resminya bahwa pendanaan akuisisi ini seluruhnya akan berasal dari kas internal perusahaan.

Berdasarkan keterbukaan informasi FASW, grup bisnis asal Thailand ini mengambilalih kepemilikan saham dari pemegang saham existing yakni PT Intercipta Sempana, Winarko Sulistyo, Vilia Sulistyo dan PT Intratata Usaha Mandiri.

Gimana? Mau sekaya Donald Sihombing atau Winarko Sulistyo? Saatnya memulai bisnis kamu sendiri, dan jangan kerja terus-terusan sama orang lain dong.

Jangan jadikan alasan kekurangan modal jadi hambatan, karena kamu bisa mencari pinjaman tanpa agunan dengan syarat yang mudah lewat CekAja.com untuk modal usaha.

Itulah tadi informasi dari agen judi poker mengenai Begini Cara Donald Sihombing dan Winarko Sulistyo Masuk Daftar OKB di Indonesia oleh - forbesindonesia.xyz dan sekianlah artikel dari kami forbesindonesia.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar